Image of Meraih asa dalam dekapan ilahi (kumpulan puisi)

Text

Meraih asa dalam dekapan ilahi (kumpulan puisi)



Langkah terhenti di hamparan sajadah Ingat seruan kebaikan sesama Lelehkan tetes air mata penyesalan Lamunan diri berselimut kesombongan Alam sadar terhempas kuat di penghujung malam Hanya tobat dan ampunan yang diminta

Sepenggal bait puisi di atas menunjukkan bahwa kita sebagai manusia pasti punya segudang kesibukan dunia yang terkadang membuai dan melupakan tujuan akhir kehidupan. Kita memang harus bersusah payah untuk menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi. Namun terkadang kita sebagai manusia berlaku sombong dan angkuh. Merasa diri selalu kuat dan hebat, padahal tidak ada tempat bergantung dan memohon pertolongan, kecuali kepada Allah Swt.

Suka, sedih, kecewa, bahagia, perjuangan, dan ujungnya adalah keridaan Allah Swt. Kita hanya makhluk yang lemah dan penuh dosa. Itulah simpulan dari beberapa puisi atau untaian kata-kata pengingat diri. Dalam setiap kata mengandung makna yang dalam agar kita mengingat bahwa segala hal yang kita lakukan di dunia adalah ibadah. Seperti apa untaian kata-kata dalam bait-bait syair yang lengkap? Silahkan Anda miliki dan nikmati buku ini dengan secangkir kopi dan teh di penghujung hari nan syahdu.


Ketersediaan

PU16560899.221 1 LEO mMy Library (Golongan 800)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Hilang
PU16561899.221 1 LEO mMy Library (Rak Karya Dosen UMMI)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 1 LEO m
Penerbit SIP Publishing : Banyumas.,
Deskripsi Fisik
vi, 72 hlm. ; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-337-837-6
Klasifikasi
899.221 1
Tipe Isi
text
Tipe Media
unmediated
Tipe Pembawa
unspecified
Edisi
Cet. 1.
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this