Image of 25 Sisi cinta : cinta tak mengenal perbedaan, tapi memperjuangkan

Text

25 Sisi cinta : cinta tak mengenal perbedaan, tapi memperjuangkan



Sesungguhnya wanita yang seiman dengan kamu lebih baik daripada wanita yang tidak seiman dengan kamu, walaupun ia menarik hatimu. Jangan pernah kamu menikah dengan wanita yang tidak seiman hingga mereka seiman denganmu.
Terus, bagaimana jika jatuh cinta itu datang tiba-tiba. Agama tidak mengaturnya, bukan? Selagi bisa dihindari, kenapa nggak? Lebih baik sakit karena diputusin daripada sakit setelah melakukan komitmen bersama seumur hidup, nyatanya sulit untuk dijalankan. Kekuatan cinta, tidak akan pernah semurni dan sekuat pernikahan karena satu iman. Semoga itu bisa jadi pertimbangan kamu.
Tapi cinta sering membuat orang buta. Vanya dan Bagas tetap menjalankannya walau dengan tantangan berat. Entah kenapa, seakan ada hal yang tidak merestui cinta mereka. Bagas yang ingin pergi ke Kota Istanbul, Turki, mengidap kanker yang bersarang di paru-parunya. Cita-citanya itu ingin menjejakkan kaki dari dua benua dan dua agama yang pernah hidup berdampingan.
Lalu, apakah cinta mereka tetap menyatu? Atau, mereka justru terpisahkan oleh keadaan?


Ketersediaan

PU17750899.2213085 RHE sMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
899.2213085 RHE s
Penerbit Loveale : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
vi, 166 hlm. ; 19 13
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-72905-3-2
Klasifikasi
899.221 308 5
Tipe Isi
unspecified
Tipe Media
unmediated
Tipe Pembawa
unspecified
Edisi
Cet. 1.
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this